MATAMATA.ID – Universitas Lampung (Unila) menggelar Sosialisasi dan Launching Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2026, pada Selasa, 3 Februari 2026, di Gedung Serbaguna (GSG) Unila. Kegiatan dibuka Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amirico, S.STP., M.H., para Kepala SMA se-Provinsi Lampung, para Wakil Rektor, para Dekan, para Wakil Dekan, para Kepala Biro, Direktur Pascasarjana, serta para Kepala Lembaga di lingkungan Unila.
Sosialisasi dan launching SNPMB 2026 ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme seleksi masuk perguruan tinggi negeri serta mengenalkan Unila kepada calon mahasiswa dan para pemangku kepentingan pendidikan.
Rektor dalam sambutannya menegaskan, tahun 2026 merupakan gerbang penting bagi para siswa untuk melangkah ke jenjang pendidikan tinggi. Rektor menyampaikan komitmen Unila untuk menyelenggarakan proses seleksi mahasiswa baru yang PROAKTIF (Profesional, Akuntabel, Transparan, dan Informatif).
Menurutnya, launching SNPMB ini bertujuan memberikan informasi selengkap mungkin mengenai proses penerimaan mahasiswa baru 2026 sekaligus pengenalan lingkungan kampus Unila, sehingga para siswa tidak ragu dalam menentukan pilihan masa depan.
Rektor juga menyampaikan pesan kepada para siswa agar tidak hanya memandang Universitas Lampung sebagai tempat belajar, tetapi sebagai ruang untuk menempa karakter, inovasi, serta membangun jejaring guna menjadi pemimpin masa depan dan wirausahawan yang berdaya saing.
Kepada para guru dan Kepala Dinas Pendidikan, Rektor menitipkan pesan agar proses pendampingan siswa dalam pendaftaran dan registrasi SNBP yang dimulai pada hari tersebut dilakukan dengan penuh ketelitian, karena keberhasilan siswa merupakan keberhasilan bersama dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Provinsi Lampung.
Rektor menegaskan, Unila terus berbenah melalui peningkatan fasilitas dan penguatan akreditasi internasional sebagai bentuk kesiapan menyambut talenta-talenta terbaik dari berbagai sekolah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amirico, S.STP., M.H., menyampaikan harapannya agar semakin banyak putra-putri Lampung yang diterima di Unila melalui jalur prestasi.
Ia menekankan pentingnya perubahan mindset dan strategi dalam pendampingan siswa, melalui pemetaan potensi dan kompetensi berdasarkan standar nilai yang dimiliki masing-masing siswa, sehingga mereka memahami secara realistis peluang kelulusan dan tidak memaksakan pilihan yang tidak sesuai dengan kemampuan akademik.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung juga menyoroti upaya peningkatan mutu dan kualitas guru. Ia menyampaikan, peningkatan kualitas pembelajaran tidak hanya dilakukan melalui bimbingan belajar, tetapi juga melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Pihaknya telah memohon kepada Rektor Unila agar mahasiswa yang sedang melaksanakan PKL dapat membantu proses pembelajaran di 35 sekolah unggulan, khususnya dalam memperbaiki desain pembelajaran agar guru semakin kompetitif dan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung terus meningkat.
Menambahkan hal tersebut, Rektor Unila menjelaskan selain sosialisasi secara langsung, Unila juga menyiapkan berbagai bentuk dukungan untuk menyambut calon mahasiswa baru.
Unila menugaskan para Wakil Rektor, para Dekan, serta tim sosialisasi untuk menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, bahkan hingga Sumatra Selatan, Sumatra Barat, dan Jawa Barat, mengingat calon mahasiswa Unila tidak hanya berasal dari Provinsi Lampung.
Rektor juga menegaskan dalam kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Unila melibatkan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Mahasiswa FKIP akan disebar ke berbagai sekolah di Provinsi Lampung untuk membantu siswa belajar lebih aktif melalui kegiatan PKL, bukan untuk menggantikan peran guru, tetapi untuk memperkuat proses pembelajaran dan pendampingan akademik siswa.
Melalui sosialisasi dan launching SNPMB ini, Unila berharap para siswa, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri serta semakin yakin menjadikan Unila sebagai pilihan utama dalam melanjutkan pendidikan tinggi. (**)











