MATAMATA.ID – Ketua Forum Literasi Lampung (FLL), Eni Amaliah, mengajak seluruh penggiat literasi untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung gerakan literasi di daerah. Seruan tersebut disampaikannya dalam acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Forum Literasi 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung masa bakti 2026–2030 yang digelar di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Sabtu, 14 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Eni Amaliah menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk memperluas akses informasi dan budaya membaca masyarakat. Menurutnya, gerakan literasi bukan sekadar program seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing.
Ia juga menegaskan bahwa gerakan literasi sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 28F, yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh informasi secara mudah. Selain itu, ia menyebut Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan sebagai landasan penguatan literasi di seluruh wilayah, termasuk hingga tingkat kabupaten dan kota.
“Keberadaan relawan dan penggiat literasi di 15 kabupaten/kota diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait agar Lampung semakin maju melalui gerakan literasi,” ujarnya.
Dia melanjutkan, sejak terbentuk pada 7 Januari 2016, Forum Literasi Lampung komitmen melalui program “Gerakan Literasi dan Kepedulian ; bergerak di 15 Kabupaten/kota se-Provinsi Lampung” dengan anggota dari berbagai profesi.
“Ada Dosen, Mahasiswa, Polisi, Anggota Dewan, Anggota KPU, Kepala Sekolah, Guru, Penulis, Organisatoris, Wartawan, Ibu Rumah Tangga, Penggiat Literasi dan lain-lain,” ucapnya.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Ade Utami Ibnu, Bunda Literasi Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung Agnesia Bulan Rurianti, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung atau yang mewakili.
Selain itu hadir pula Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Fitriani Damhuri, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hanita Farial, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan dan Kadis Perpustakaaan dan Kearsipan dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.
Hadir juga Relawan Literasi Masyarakat (Relima), para Pegiat dan Komunitas Literasi, seperti FTBM, Pustaka Bergerak Indonesia (PBI), Griya Baca Komunitas (GBK), Komunitas Tanggamus Membaca, Komunitas Berbagi (KOMBI), Penerbit dan lain lain. Tampak pula sejumlah Guru, Dosen dan para Mahasiswa, serta jurnalis dari berbagai media.
Pengukuhan pengurus Forum Literasi ini diharapkan menjadi momentum memperkuat jejaring literasi di Provinsi Lampung, sekaligus mendorong lahirnya berbagai program inovatif untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi masyarakat secara berkelanjutan. (**)



