MATAMATA.ID – Wacana menjadikan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 mulai mengemuka. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana bahkan sudah menyiapkan langkah awal dengan merancang pembangunan sport center sebagai salah satu venue pendukung.
Eva berharap Lampung mampu bersaing dengan provinsi lain untuk menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional terbesar di Indonesia tersebut. Ia menilai kesiapan infrastruktur olahraga menjadi salah satu kunci jika Lampung ingin serius mengajukan diri sebagai tuan rumah.
“Harapan kita Lampung bisa menjadi tuan rumah PON yang akan datang, kalau tidak salah tahun 2032. Mohon doanya agar Kota Bandar Lampung juga memiliki banyak lapangan yang bisa digunakan untuk pelaksanaan PON nanti,” kata Eva, Kamis, 12 Maret 2026.
Rencana pembangunan sport center di Kota Bandar Lampung menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur olahraga daerah. Pemerintah kota menyiapkan lahan sekitar lima hektare untuk kawasan olahraga terpadu tersebut.
Di kawasan itu nantinya akan dibangun berbagai fasilitas olahraga, mulai dari lintasan lari, lapangan voli, basket, hingga softball. Sport center ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembinaan atlet, tetapi juga venue pertandingan jika Lampung benar-benar dipercaya menjadi tuan rumah PON.
Eva menyebut konsep pembangunan kawasan olahraga tersebut terinspirasi dari stadion modern seperti Jakarta International Stadium. Dengan konsep itu, Pemkot Bandar Lampung ingin menghadirkan fasilitas olahraga yang representatif dan berstandar nasional.
“Mudah-mudahan dengan lahan yang kita miliki sekitar lima hektare ini bisa kita bangun sport center untuk Bandar Lampung. Di sana nantinya ada lintasan lari, voli, basket, softball, lengkap semuanya,” ujarnya.
Meski begitu, rencana besar ini masih menyisakan pekerjaan rumah, terutama terkait pembiayaan dan kesiapan infrastruktur pendukung lainnya. Pemkot Bandar Lampung mengaku telah menyiapkan master plan pembangunan kawasan olahraga tersebut dan tengah menjajaki dukungan investor.
Jika tidak ada kendala, pembangunan sport center ditargetkan mulai dilakukan pada 2027.
“Master plan-nya sudah ada, insyaallah nanti akan dibangun pada 2027. Kita juga sudah ada investor,” pungkas Eva.
Wacana Lampung menjadi tuan rumah PON 2032 sendiri dinilai dapat menjadi momentum percepatan pembangunan infrastruktur olahraga di daerah. Namun sejumlah pihak menilai rencana tersebut membutuhkan komitmen besar dari pemerintah daerah, baik dari sisi anggaran, kesiapan venue, maupun pembinaan atlet agar tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga berprestasi di arena pertandingan. (**)











