Perguruan Tinggi

MPWK Unila Gandeng Kampus Prancis, Bahas Krisis Ruang Terbuka Hijau

×

MPWK Unila Gandeng Kampus Prancis, Bahas Krisis Ruang Terbuka Hijau

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – Magister Perencanaan Wilayah dan Kota (MPWK) Universitas Lampung (Unila) memperkuat wawasan internasional mahasiswa melalui sharing session bersama l’École Nationale des Travaux Publics de l’État (ENTPE) Prancis.

Kegiatan yang berlangsung di kampus MPWK Unila pada Jumat, 8 Mei 2026 itu mengangkat tema “Urban Green Space Crisis: Lesson Learned from France and Indonesia”.

Dalam forum tersebut, mahasiswa diajak membandingkan penataan ruang terbuka hijau di Indonesia dan Prancis, sekaligus mempelajari tantangan pembangunan perkotaan berkelanjutan di kedua negara.

Ketua Program Studi MPWK Unila, Prof. Dr. Ir. Muhammad Irfan Affandi, M.Si., mengatakan kegiatan itu menjadi peluang bagi mahasiswa untuk memperluas perspektif global di bidang perencanaan wilayah dan kota.

Menurutnya, pengalaman dan praktik penataan ruang di luar negeri dapat menjadi referensi penting bagi mahasiswa dalam memahami pengembangan kawasan perkotaan yang ramah lingkungan.

Sementara itu, penanggung jawab kerja sama Unila dan ENTPE, Dr. Arie Fitria, M.T., D.E.A., menjelaskan sharing session merupakan bagian dari kerja sama internasional kedua perguruan tinggi.

Kegiatan tersebut juga memanfaatkan momentum program pertukaran mahasiswa ENTPE di Unila selama semester genap 2025/2026.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa MPWK Unila, Rafli Aldi Firizqy, mempresentasikan kondisi ruang terbuka hijau di Indonesia, sedangkan mahasiswa ENTPE, Juliette Dousset, membahas pengelolaan urban green space di Prancis.

Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan peserta mengenai strategi pengembangan ruang hijau, tata kota berkelanjutan, hingga tantangan urbanisasi di kedua negara.

MPWK Unila menilai kolaborasi internasional seperti ini penting untuk meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat global. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *