MATAMATA.ID – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyaluran bantuan beras kepada puluhan ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Tapis Berseri.
Program bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial dan Dinas Pangan Kota Bandar Lampung sebagai bagian dari langkah konkret pemerintah daerah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah tingginya kebutuhan pokok dan kondisi ekonomi yang masih menantang.
Berdasarkan data pemerintah daerah, sebanyak 43.582 KPM menerima bantuan melalui Dinas Sosial, sementara 102.624 KPM lainnya menerima bantuan melalui Dinas Pangan. Dengan demikian, total penerima bantuan beras di Kota Bandar Lampung mencapai lebih dari 146 ribu keluarga.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan program bantuan pangan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Menurut Eva Dwiana, bantuan beras itu diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga stabilitas kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
“Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya hadir membantu masyarakat, terutama warga yang membutuhkan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat dan bermanfaat bagi keluarga penerima,” ujar Eva Dwiana, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia mengatakan, persoalan ketahanan pangan menjadi salah satu fokus pemerintah daerah karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Oleh sebab itu, Pemkot Bandar Lampung terus memperkuat program bantuan sosial dan pangan agar tepat sasaran serta dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Selain sebagai bantuan sosial, program tersebut juga dinilai menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika ekonomi masyarakat. Penyaluran bantuan pangan secara masif diharapkan mampu menjaga daya beli warga sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.
Pemkot Bandar Lampung juga memastikan proses distribusi bantuan dilakukan melalui pendataan penerima manfaat yang telah diverifikasi agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Program bantuan beras itu pun mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, terutama di tengah kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok,” ujarnya.
Melalui program tersebut, Pemkot Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perlindungan sosial bagi warga kurang mampu di berbagai sektor kehidupan. (***)











