Pemkot Bandar Lampung

Eva Dwiana Dorong Bandar Lampung Jadi Kota Digital

×

Eva Dwiana Dorong Bandar Lampung Jadi Kota Digital

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, hingga sekolah untuk memperkuat inovasi pelayanan berbasis digital guna mempercepat transformasi pelayanan publik di Kota Bandar Lampung.

Instruksi tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka sosialisasi inovasi daerah di Aula Semergou, Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Rabu, 20 Mei 2026.

Dalam kegiatan itu, Eva mengatakan Pemerintah Kota Bandar Lampung tengah fokus membangun ekosistem inovasi yang mampu mempercepat digitalisasi layanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemkot Bandar Lampung terus berkomitmen menciptakan ekosistem inovasi yang mampu mendorong percepatan digitalisasi dan transformasi ekonomi guna meningkatkan pelayanan publik serta percepatan pembangunan daerah,” katanya.

Ia mengatakan, setiap perangkat daerah harus mulai menghadirkan terobosan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Inovasi tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik modern,” ujar dia.

Untuk itu, ia meminta seluruh OPD yang menangani pelayanan dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, permukiman, sosial, hingga ketentraman masyarakat, wajib memiliki inovasi yang terintegrasi dalam sistem aplikasi pemerintah.

Tak hanya OPD, Eva juga meminta SMP negeri dan seluruh puskesmas di Bandar Lampung untuk menciptakan maupun menyempurnakan inovasi pelayanan yang telah ada.

“Kita ingin Bandar Lampung menjadi kota yang responsif, modern, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi dan kreativitas lokal,” ujarnya.

Ia menilai percepatan inovasi daerah juga menjadi langkah strategis untuk memangkas jalur birokrasi yang selama ini dinilai berbelit.

Dengan sistem pelayanan digital, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan pemerintah secara lebih efektif, transparan, dan efisien.

Ia pun mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak takut melakukan terobosan selama tetap mengedepankan akuntabilitas dan kepentingan masyarakat.

“Saya mengajak seluruh perangkat daerah dan elemen masyarakat untuk menjadikan Bandar Lampung sebagai laboratorium inovasi daerah,” tambahnya.

Kebijakan percepatan inovasi tersebut, lanjut Eva, juga selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 tentang Inovasi Daerah dan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 6 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Riset dan Inovasi Daerah.

Pada kesempatan itu, Eva juga berharap Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri terus memberikan pendampingan kepada Pemkot Bandar Lampung dalam pengembangan inovasi daerah berbasis teknologi. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *