Perguruan Tinggi

Unila Gandeng BBPOM, Perkuat Inovasi Kampus agar Siap Masuk Dunia Industri

×

Unila Gandeng BBPOM, Perkuat Inovasi Kampus agar Siap Masuk Dunia Industri

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – Universitas Lampung (Unila) terus memperkuat transformasi sebagai kampus berbasis inovasi dengan membangun kemitraan strategis bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandar Lampung. Sinergi tersebut diarahkan untuk mempercepat hilirisasi hasil riset sekaligus meningkatkan daya saing produk pangan, obat tradisional, dan kosmetik yang lahir dari dunia akademik maupun pelaku usaha.

Komitmen itu mengemuka dalam audiensi antara jajaran Unila dan BBPOM Bandar Lampung di Ruang Rapat Senat Unila, Senin, 27 Juli 2026.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi (PKSI) Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan hasil penelitian tidak berhenti sebagai publikasi ilmiah, tetapi mampu menjadi solusi yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi dengan BBPOM menjadi langkah penting untuk mempercepat proses hilirisasi inovasi melalui pendampingan, standardisasi, hingga penguatan aspek keamanan produk.

“Kami ingin riset yang dihasilkan dosen dan mahasiswa tidak hanya tersimpan di perpustakaan atau jurnal, tetapi benar-benar menjadi produk yang bermanfaat, memiliki nilai ekonomi, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ayi.

Ia menjelaskan, Lampung memiliki sumber daya alam yang melimpah, mulai dari tanaman herbal, komoditas pangan hingga potensi agromedicine yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Karena itu, Unila akan memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk membangun ekosistem inovasi yang melibatkan akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi juga menyepakati penguatan sejumlah program kolaboratif, seperti Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA), Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, SAPA Kampus, hingga pendampingan UMKM dalam memenuhi standar keamanan pangan dan proses sertifikasi produk.

Kepala BBPOM Bandar Lampung, Bagus Heri Purnomo, S.Si., Apt., mengatakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Badan POM dan Unila yang telah terjalin secara nasional.

Menurutnya, potensi akademik yang dimiliki Unila menjadi modal besar dalam melahirkan inovasi yang siap dikembangkan menjadi produk unggulan.

“Kolaborasi ini kami harapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus memperkuat kapasitas UMKM agar mampu menghasilkan produk yang aman, berkualitas, dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Melalui program SAPA Kampus, mahasiswa juga akan memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan, mendampingi pelaku UMKM, hingga mendapatkan Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kompetensi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi lulusan untuk berkontribusi dalam pengembangan industri pangan dan kesehatan di Indonesia.

Kolaborasi Unila dan BBPOM menjadi langkah strategis dalam memperkuat jembatan antara dunia pendidikan, riset, dan industri. Dengan sinergi tersebut, hasil penelitian kampus diharapkan semakin cepat dihilirisasi menjadi produk inovatif yang aman, berkualitas, dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *