MATAMATA.ID – Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan Bakauheni menjadi sorotan menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Merespons keluhan masyarakat, Pemerintah Provinsi Lampung langsung bergerak cepat melakukan perbaikan di sejumlah titik rawan.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melalui Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo, mengoordinasikan langkah percepatan bersama seluruh Dinas Perhubungan kabupaten/kota.
Langkah ini merupakan tindak lanjut hasil pertemuan di Bakauheni bersama unsur Forkopimda, termasuk pihak kepolisian dan TNI, yang menyoroti banyaknya keluhan pemudik serta perhatian publik di media sosial terkait kondisi jalur utama yang gelap saat malam hari.
Perbaikan di lapangan pun langsung dilakukan. Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Lampung bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan menangani sejumlah titik prioritas di jalur strategis.
Di wilayah Kalianda, empat unit PJU tenaga surya telah diperbaiki dan kembali berfungsi. Sementara itu, Dishub Lampung Selatan memasang serta menata ulang tiga titik lampu, termasuk memindahkan unit dari lokasi lain ke kawasan yang dinilai lebih rawan.
Penanganan difokuskan pada ruas Bakauheni–Kalianda, termasuk tanjakan Bakauheni yang selama ini dikenal sebagai titik rawan kecelakaan dan gangguan keamanan akibat minimnya penerangan.
Selain itu, perbaikan juga akan dilanjutkan di ruas Natar, mulai dari flyover Sawitan hingga Bundaran Hajimena, dengan target enam unit PJU dapat segera beroperasi optimal.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menegaskan perbaikan dilakukan secara bertahap dan dikebut agar rampung sebelum puncak arus mudik.
“Perbaikan PJU terus kita laksanakan. Mudah-mudahan segera selesai dan para pemudik tidak lagi terkendala masalah penerangan di jalan,” ujarnya, Selasa, 17 Maret 2026.
Pemerintah Provinsi Lampung menilai percepatan ini sebagai bagian dari operasi kemanusiaan untuk menjamin keselamatan pemudik. Selain meningkatkan visibilitas pengendara, optimalisasi penerangan juga diharapkan mampu menekan potensi kecelakaan dan tindak kejahatan di jalur mudik.
Seluruh Dinas Perhubungan di kabupaten/kota pun diminta segera mengambil langkah konkret sesuai kewenangan dan dukungan anggaran masing-masing.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, Pemprov Lampung memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar Jalinsum, khususnya di kawasan Bakauheni, dapat dilalui dalam kondisi aman, terang, dan nyaman. (**)













