MATAMATA.ID – Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelontorkan anggaran lebih dari Rp30 miliar untuk mempercepat pembangunan trotoar di sejumlah ruas jalan protokol sepanjang 2026. Dana tersebut tidak hanya digunakan untuk mempercantik wajah kota, tetapi juga membenahi sistem drainase sebagai upaya mengurangi genangan yang selama ini menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, mengatakan pekerjaan fisik telah dimulai di sejumlah ruas jalan utama.
“Sudah mulai. Di Jalan Jenderal Sudirman, Ahmad Yani, Diponegoro, termasuk Sultan Agung,” kata Dedi, Jumat, 24
juli 2026.
Menurut dia, pembangunan trotoar tahun ini difokuskan pada sedikitnya tiga titik prioritas. Adapun ruas jalan lain yang belum tersentuh telah masuk dalam dokumen perencanaan dan dijadwalkan dikerjakan pada 2027.
Dedi menjelaskan, panjang trotoar yang dibangun di setiap lokasi tidak sama karena menyesuaikan kondisi lapangan. Pemkot juga akan menyambungkan jalur pejalan kaki yang selama ini terputus agar mobilitas masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman.
Penataan trotoar, lanjut Dedi, dilakukan bersamaan dengan perbaikan drainase. Kebijakan tersebut diambil setelah evaluasi menunjukkan buruknya sistem pembuangan air menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan badan jalan di sejumlah ruas.
“Kita sekalian membenahi trotoar sekaligus drainasenya,” ujarnya.
Ia menambahkan, anggaran lebih dari Rp30 miliar tersebut dibagi dalam beberapa paket pekerjaan yang tersebar di sejumlah titik. Dengan pola tersebut, pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan secara menyeluruh.
“Anggarannya lebih dari Rp30 miliar, terdiri dari beberapa paket pekerjaan,” kata Dedi. (**)











