Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar LampungPemkot Bandar Lampung

Angkat Kuliner Warisan, Disdikbud Bandar Lampung Tampil dengan Menu Ikan Belida & Mangga Kueni

×

Angkat Kuliner Warisan, Disdikbud Bandar Lampung Tampil dengan Menu Ikan Belida & Mangga Kueni

Sebarkan artikel ini

ISTIMEWA


MATAMATA.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung mengikuti Lomba Masakan Tradisional Lampung dan Jajanan Pasar, di Gedung Graha Mandala Alam, Rabu, 22 Juli 2026.

Lomba dalam rangka memeriahkan Begawi HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Disdikbud mengusung kekayaan kuliner daerah dengan menghadirkan sajian berbahan dasar ikan belida yang menjadi salah satu ikon kuliner khas Lampung.

Menu utama yang disajikan terdiri atas pepes ikan belida, sate ikan belida, dan pindang kepala ikan belida. Seluruh hidangan dipadukan dengan sambal terasi khas Lampung yang semakin memperkuat cita rasa tradisional.

Sementara sebagai hidangan penutup, tim menghadirkan aneka olahan berbahan dasar mangga kueni yang memberikan sensasi manis, segar, sekaligus memperkenalkan buah lokal sebagai bagian dari kekayaan kuliner daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdikbud Kota Bandar Lampung, Meidiana Sari, S.H., M.M, mengatakan pemilihan ikan belida bukan tanpa alasan. Menurutnya, ikan tersebut merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki nilai historis dan budaya bagi masyarakat Lampung sehingga layak diperkenalkan melalui ajang lomba.

“Sengaja menampilkan menu berbahan dasar ikan belida karena merupakan salah satu makanan khas Lampung yang memiliki cita rasa khas dan menjadi bagian dari kekayaan kuliner daerah. Kami ingin memperkenalkan sekaligus melestarikan makanan tradisional kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh hidangan yang ditampilkan menggunakan resep turun-temurun yang diwariskan dari nenek moyang kepada generasi penerus. Keaslian resep tersebut tetap dipertahankan agar cita rasa tradisional tidak berubah meski disajikan dalam tampilan yang lebih menarik.

“Kami ingin menghadirkan rasa autentik Lampung sehingga masyarakat dapat menikmati kuliner tradisional sebagaimana aslinya,” katanya yang didampingi Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Desmawati, S.Sos., M.M itu.

Menurut dia, bahan baku yang digunakan juga dipilih dengan sangat selektif. Ikan belida yang diolah merupakan ikan segar sehingga menghasilkan tekstur daging yang lembut serta cita rasa yang lebih gurih.

“Kesegaran bahan menjadi kunci utama. Karena itu kami menggunakan ikan belida segar agar kualitas rasa tetap terjaga dan memberikan pengalaman kuliner terbaik bagi para juri maupun pengunjung,” jelasnya.

Tak hanya menyajikan menu utama, Disdikbud juga melengkapi sajian dengan aneka hidangan penutup berbahan mangga kueni.

“Buah khas yang memiliki aroma harum tersebut diolah menjadi berbagai kreasi makanan penutup sebagai penyeimbang rasa setelah menikmati sajian berbahan ikan,” kata dia.

Nana – sapaan akrabnya itu, berharap penampilan tim Disdikbud Kota Bandar Lampung mampu kembali mencatatkan prestasi terbaik pada perlombaan tahun ini.

“Kami optimistis dapat memberikan hasil terbaik dan berharap kembali meraih juara pertama seperti tahun-tahun sebelumnya. Setiap tahun kami selalu berupaya menghadirkan menu yang berbeda dengan tetap mengangkat kekayaan kuliner Lampung,” ungkapnya.

Ia menuturkan, pada penyelenggaraan lomba tahun lalu, Disdikbud Kota Bandar Lampung berhasil meraih juara pertama melalui sajian berbahan dasar ikan Ketibung.

“Tahun ini, inovasi kuliner berbahan ikan belida diharapkan mampu mengulang kesuksesan sekaligus menjadi media promosi kekayaan gastronomi Lampung kepada masyarakat,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *