Pemprov LampungRSUD Abdul Moeloek

Edukasi Hemofilia di RSUDAM, dr. Rogatianus: Ini Perjuangan Harian tentang Ketangguhan

×

Edukasi Hemofilia di RSUDAM, dr. Rogatianus: Ini Perjuangan Harian tentang Ketangguhan

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – RSUD Dr. H. Abdul Moeloek menggelar kegiatan edukasi kesehatan mengenai hemofilia sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penyakit gangguan pembekuan darah tersebut. Kegiatan berlangsung edukatif dan menghadirkan narasumber dr. Rogatianus Bagus Pratignyo, M.Kes., Sp.A(K) Hematologi-Onkologi.

Dalam pemaparannya, dr. Rogatianus Bagus Pratignyo menjelaskan bahwa hemofilia bukan sekadar kondisi “darah yang sulit membeku”, tetapi merupakan penyakit yang menuntut ketangguhan, kehati-hatian, serta perhatian serius dalam kehidupan sehari-hari penderitanya.

Ia menyampaikan bahwa penderita hemofilia memiliki risiko perdarahan yang lebih tinggi, baik akibat cedera ringan maupun perdarahan spontan yang dapat terjadi pada sendi dan organ tubuh tertentu. Karena itu, dukungan keluarga, lingkungan, serta akses pelayanan kesehatan yang tepat sangat dibutuhkan agar para penyandang hemofilia dapat menjalani hidup secara optimal.

“Hemofilia bukan sekadar ‘darah yang sulit membeku’. Ini adalah perjuangan harian tentang ketangguhan dan kehati-hatian. Mari lebih peduli, lebih memahami, dan mendukung mereka agar bisa hidup tanpa batas,” ujar dr. Rogatianus Bagus Pratignyo dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan edukasi ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini, penanganan medis yang tepat, serta pengurangan stigma terhadap penyandang hemofilia. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai gejala, faktor risiko, hingga langkah penanganan yang perlu dilakukan apabila terjadi perdarahan pada penderita hemofilia.

Melalui kegiatan tersebut, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek berharap masyarakat semakin memahami bahwa penyandang hemofilia tetap dapat menjalani kehidupan secara aktif dan produktif apabila mendapatkan dukungan, pengobatan, dan perhatian yang memadai.

Rumah sakit juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi kesehatan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup pasien serta membangun kepedulian sosial terhadap berbagai kondisi kesehatan di tengah masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *