Perguruan Tinggi

Unila Perluas Gerakan Literasi, Pustakawan dan Mahasiswa Terjun Langsung ke Sekolah

×

Unila Perluas Gerakan Literasi, Pustakawan dan Mahasiswa Terjun Langsung ke Sekolah

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – Universitas Lampung (Unila) terus memperkuat perannya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui gerakan literasi. Tahun ini, Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Unila menggelar program Literasi Bergerak dengan melibatkan mahasiswa dan pustakawan untuk turun langsung ke sekolah-sekolah.

Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri Tanjung Gading, Lampung Selatan, menjadi salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang difokuskan pada penguatan budaya membaca serta pengembangan perpustakaan sekolah.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang lebih banyak melibatkan mahasiswa Komunitas Baca Perpustakaan Unila, tahun ini para pustakawan turut hadir langsung mendampingi kegiatan. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan edukasi kepada siswa, tetapi juga berbagi pengalaman dengan pengelola perpustakaan sekolah mengenai pengelolaan layanan literasi yang lebih efektif.

Pustakawan senior Unila, Anita Ekarini, mengatakan keterlibatan pustakawan di lapangan merupakan bentuk komitmen untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi dunia pendidikan.

Menurutnya, perpustakaan memiliki peran penting dalam membangun minat baca dan memperkuat kemampuan literasi peserta didik sejak usia dini.

“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya sekolah. Harapannya, apa yang kami lakukan dapat membantu pengembangan perpustakaan sekolah dan meningkatkan minat baca siswa,” ujarnya, Kamis, 4 Juni 2026.

Mengusung tema “Dari Kampus ke Sekolah: Perpustakaan Unila Bentuk Generasi Cerdas Literasi”, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik.

Selain menggelar berbagai aktivitas literasi untuk siswa, tim Perpustakaan Unila membuka forum diskusi dengan guru dan pengelola perpustakaan terkait tantangan serta peluang pengembangan perpustakaan sekolah di era digital.

Kepala UPA Perpustakaan Unila, Bayzoni, menilai program tersebut menjadi wujud nyata kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat.

Ia berharap kegiatan literasi tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi mampu menciptakan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat sehingga manfaat pendidikan tinggi dapat dirasakan secara langsung oleh sekolah dan peserta didik.

Melalui program Literasi Bergerak, Unila berupaya menanamkan budaya membaca sejak dini sekaligus memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang mendukung lahirnya generasi yang kritis, kreatif, dan memiliki kemampuan literasi yang baik. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *