MATAMATA.ID – Pemerintah Provinsi Lampung membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan kalangan mahasiswa dalam mendukung pembangunan daerah. Komitmen tersebut mengemuka saat Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima audiensi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Bandar Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Jumat, 5 Juni 2026.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis untuk menyampaikan berbagai gagasan dan rekomendasi pembangunan yang disusun kalangan mahasiswa. Dalam audiensi itu, PMII Kota Bandar Lampung menyerahkan naskah akademik yang memuat analisis, temuan lapangan, serta rekomendasi kebijakan pada sektor pertanian, pendidikan, dan pemerataan pembangunan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.
Ketua Umum PC PMII Kota Bandar Lampung, Topik Sanjaya, mengatakan organisasi yang dipimpinnya berupaya mengambil peran aktif dalam memberikan masukan terhadap arah pembangunan daerah. Menurutnya, berbagai rekomendasi yang disusun merupakan hasil kajian yang diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan.
“Kami berharap berbagai gagasan dan rekomendasi yang telah kami susun dapat menjadi bahan pertimbangan serta dapat disinergikan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembangunan daerah,” ujar Topik.
Selain menyerahkan naskah akademik, PMII Kota Bandar Lampung juga mengundang Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Juli 2026.
Topik menjelaskan, kegiatan tersebut akan digelar dalam skala nasional dengan melibatkan peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung serta sejumlah daerah dari luar provinsi. Kehadiran Wakil Gubernur diharapkan dapat memberikan wawasan kepemimpinan sekaligus motivasi bagi para kader PMII.
“Kami berharap Ibu Wakil Gubernur berkenan hadir dan memberikan materi pada kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan. Jadwal kehadiran nantinya dapat menyesuaikan dengan agenda Ibu Wakil Gubernur pada rentang waktu 1 sampai 5 Juli,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyambut positif berbagai masukan yang disampaikan PMII. Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam proses pembangunan merupakan hal penting karena dapat menghadirkan perspektif kritis sekaligus solusi berbasis kajian.
Menurut Jihan, Pemerintah Provinsi Lampung terbuka terhadap kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan, dalam upaya mendorong pembangunan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.
Ia juga meminta agar berbagai usulan kerja sama maupun dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dan kemahasiswaan dapat terus dikoordinasikan dengan jajaran pemerintah daerah sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
“Silakan dikoordinasikan lebih lanjut. Apa yang bisa kami bantu akan kami komunikasikan dan tindak lanjuti melalui staf terkait,” ujar Jihan.
Audiensi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa sinergi antara pemerintah dan generasi muda terus diperkuat. Melalui kolaborasi yang terbangun, berbagai gagasan dari kalangan mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung. (**)











