Pemprov LampungRSUD Abdul Moeloek

RSUDAM Lampung Konsisten di Peringkat Teratas Nasional, Perkuat Kewaspadaan Influenza dan Covid 19

×

RSUDAM Lampung Konsisten di Peringkat Teratas Nasional, Perkuat Kewaspadaan Influenza dan Covid 19

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Selama lima minggu berturut-turut, rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Lampung tersebut berhasil menempati posisi dua besar nasional dalam pelaporan kasus dan pengiriman spesimen Severe Acute Respiratory Infection (SARI) atau infeksi saluran pernapasan akut berat.

Pencapaian itu tercatat dalam Buletin Nasional Surveilans Sentinel ILI-SARI Kementerian Kesehatan RI pada Minggu ke-17 hingga Minggu ke-21 Tahun 2026. Konsistensi tersebut menegaskan peran strategis RSUDAM sebagai salah satu rumah sakit sentinel SARI yang ditunjuk Kementerian Kesehatan sejak 2024.

Data nasional menunjukkan, pada Minggu ke-17 RSUDAM berada di posisi kedua dengan 15 kasus SARI dan 15 spesimen yang diperiksa. Capaian serupa kembali diraih pada Minggu ke-18 dengan jumlah kasus dan spesimen yang sama.

Pada Minggu ke-19, RSUDAM bahkan menjadi rumah sakit dengan kontribusi tertinggi secara nasional dengan mencatat 17 kasus SARI dan 17 spesimen yang dikirim untuk pemeriksaan. Selanjutnya, pada Minggu ke-20 rumah sakit ini kembali menempati posisi kedua nasional dengan 15 kasus dan 15 spesimen, sebelum mempertahankan tren positif pada Minggu ke-21 melalui capaian 14 kasus dan 14 spesimen.

Humas RSUDAM Lampung, Desy Yuanita, mengatakan keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen rumah sakit dalam mendukung sistem surveilans nasional guna mendeteksi secara dini potensi peningkatan kasus penyakit pernapasan.

“Sejak ditetapkan sebagai rumah sakit sentinel SARI oleh Kementerian Kesehatan pada tahun 2024, RSUDAM terus berupaya menjalankan fungsi surveilans secara optimal. Capaian lima minggu berturut-turut di posisi dua besar nasional menjadi bukti keseriusan kami dalam mendukung upaya deteksi dini influenza dan Covid 19,” ujarnya, Rabu, 10 Juni 2026.

Menurut Desy, spesimen yang dikirim RSUDAM merupakan bagian dari program skrining nasional yang dilakukan Kementerian Kesehatan untuk memantau sirkulasi virus influenza dan Covid 19 di Indonesia.

Ia menjelaskan, tingginya jumlah kasus dan spesimen yang berhasil dihimpun menunjukkan aktifnya proses penjaringan pasien yang memenuhi kriteria SARI serta kuatnya koordinasi antara tenaga medis, petugas surveilans, dan laboratorium rumah sakit.

“Kontribusi RSUDAM dalam skrining ini sangat besar karena data yang dihasilkan menjadi dasar bagi pemerintah dalam memantau perkembangan penyakit infeksi saluran pernapasan akut. Dengan deteksi yang lebih cepat, langkah pencegahan dan pengendalian dapat dilakukan lebih efektif,” katanya.

Selain menjadi indikator kinerja surveilans rumah sakit, capaian tersebut juga menunjukkan kesiapan RSUDAM dalam mendukung program ketahanan kesehatan nasional. Melalui penguatan pelaporan dan pengiriman spesimen secara konsisten, RSUDAM turut berperan dalam menjaga kewaspadaan terhadap ancaman penyakit pernapasan yang berpotensi menimbulkan lonjakan kasus di masyarakat.

Prestasi lima pekan beruntun di jajaran dua besar nasional itu sekaligus menempatkan RSUDAM sebagai salah satu rumah sakit sentinel dengan kontribusi paling signifikan dalam sistem pemantauan penyakit pernapasan di Indonesia. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *