ISTIMEWA
MATAMATA.ID – Tawa riang, nyanyian ceria, dan semangat ribuan anak-anak mewarnai pelaksanaan Gebyar PAUD Kota Bandar Lampung 2026, di Graha Mandala Alam pada Kamis, 11 Juni 2026.
Sekitar 1.000 peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari berbagai lembaga pendidikan hadir memeriahkan kegiatan yang menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun generasi emas Bandar Lampung sejak usia dini.
Mengusung tema “PAUD Bermutu untuk Semua: Membentuk Anak Hebat, Ceria, dan Berkarakter untuk Bandar Lampung Bersinar”, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat anak-anak, tetapi juga momentum memperkuat kesadaran pentingnya pendidikan berkualitas pada masa tumbuh kembang anak.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, S.E., M.M, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta yang hadir.
Menurutnya, pemandangan seribu anak PAUD berkumpul dengan wajah penuh keceriaan merupakan gambaran optimisme masa depan Kota Bandar Lampung.
“Hari ini saya merasa sangat bangga dan bahagia melihat lebih dari 1.000 anak PAUD hadir dengan wajah ceria, penuh semangat, dan penuh harapan. Mereka adalah generasi penerus yang kelak akan menjadi pemimpin, guru, dokter, pengusaha, seniman, dan tokoh-tokoh hebat yang membawa Bandar Lampung semakin maju dan bersinar,” ujarnya.
Wilson mengatakan, pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis sebagai pondasi pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Pada fase usia emas, anak mulai belajar tentang disiplin, kemandirian, rasa percaya diri, kreativitas, hingga nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal di masa depan.
Karena itu, kata dia, Pemerintah Kota Bandar Lampung terus mendorong peningkatan mutu layanan PAUD agar dapat diakses seluruh anak secara merata.
“Melalui tema yang diusung tahun ini, kita menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan yang berkualitas, menyenangkan, aman, dan penuh kasih sayang. Tidak boleh ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan layanan pendidikan terbaik,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mendukung pendidikan anak. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga keterlibatan orang tua dalam memberikan perhatian, kasih sayang, dan keteladanan di rumah.
“Anak-anak membutuhkan lingkungan yang positif untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. Karena itu, mari kita bersama-sama menjadi pendamping terbaik bagi mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung, Dr. M. Nur Ramdhan, M.Acc., Akt., CGAE., CA, mengatakan Gebyar PAUD 2026 sengaja dirancang sebagai wahana belajar yang menyenangkan bagi anak-anak melalui berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif.
Menurutnya yang kesempatan itu didampingi Kepala Bidang PAUD Formal & Nonformal dan Pendidikan Masyarakat, Lisa Kurniawati, S.H itu, kegiatan tersebut diisi dengan beragam zona permainan dan pembelajaran yang memungkinkan anak mengembangkan kreativitas, imajinasi, serta kemampuan sosialnya.
“Gebyar PAUD tahun ini menghadirkan berbagai kegiatan yang edukatif dan menghibur, di antaranya lomba mewarnai, mendengarkan dongeng, zona pentas seni, playland, zona kreativitas, literasi, dolanan bocah, wahana Lembah Hijau, hingga area action figure. Semua kami hadirkan agar anak-anak dapat belajar sambil bermain sesuai karakteristik pendidikan anak usia dini,” kata Ramdhan.
Ia mengatakan, konsep belajar sambil bermain menjadi salah satu pendekatan penting dalam pendidikan anak usia dini karena mampu mendorong tumbuh kembang anak secara optimal tanpa menghilangkan unsur kegembiraan.
Ramdhan berharap keberhasilan penyelenggaraan Gebyar PAUD 2026 dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai pondasi pembangunan sumber daya manusia.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan dan berkesan bagi anak-anak sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya. (***)











