Pemprov Lampung

Bunda Literasi Lampung Kukuhkan Forum Literasi Daerah, Perkuat SDM Berdaya Saing

×

Bunda Literasi Lampung Kukuhkan Forum Literasi Daerah, Perkuat SDM Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – Bunda Literasi Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, mengukuhkan dan melantik pengurus Forum Literasi 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban, Sabtu, 13 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari menekankan bahwa amanah yang diemban oleh para pengurus merupakan tanggung jawab mulia sekaligus tantangan besar di era digital. Ia menyebut literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang kritis dan berdaya saing.

Bunda Literasi Provinsi Lampung menjelaskan bahwa peran pegiat literasi sangat strategis dalam membantu program pemerintah menciptakan SDM berkualitas. Menurutnya, literasi masa kini telah berkembang melampaui sekadar baca-tulis tradisional.

“Literasi hari ini mencakup numerasi, sains, digital, finansial, hingga budaya. Di tengah arus informasi yang sangat cepat, kemampuan literasi menjadi filter agar masyarakat mampu berpikir kritis, bijak menyerap informasi, dan terhindar dari disinformasi atau hoaks,” ujar Purnama Wulan Sari.

Purnama mengharapkan Forum Literasi di setiap daerah dapat menjadi motor penggerak dengan melahirkan inovasi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak usia dini hingga umum. Beberapa poin instruksi yang ditekankan antara lain :

1. Optimalisasi Fasilitas : Memanfaatkan Pojok Baca, Taman Baca, dan Perpustakaan Keliling yang sudah tersedia hingga tingkat desa.

2. Kegiatan Kreatif : Menyelenggarakan lomba menulis cerita pendek, lomba baca puisi, dan kegiatan edukatif lainnya untuk merangsang minat baca anak sekolah.

3. Kolaborasi Lintas Sektor : Bersinergi dengan Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta pihak swasta seperti perbankan dan penerbit.

Ketua Forum Literasi Lampung, Eni Amalia, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari semangat para pegiat di daerah. Ia menekankan pentingnya akses informasi yang merata bagi seluruh warga Lampung, sesuai amanat UU Dasar 1945.

“Gerakan literasi adalah gerakan bersama. Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung, Bank Indonesia, Gramedia, dan seluruh mitra yang telah membantu penyediaan akses buku bagi masyarakat di pelosok daerah,” ungkap Eni.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Lampung, Kepala Dinas Pendidikan dan Perpustakaan dari 15 Kabupaten/Kota, pengurus TP. PKK Provinsi Lampung, serta para tokoh dewan pakar literasi. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *