Pemkot Bandar Lampung

1.159 Jemaah Haji Bandar Lampung Diberangkatkan Bertahap, Wali Kota Tekankan Kesehatan dan Pelayanan

×

1.159 Jemaah Haji Bandar Lampung Diberangkatkan Bertahap, Wali Kota Tekankan Kesehatan dan Pelayanan

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – Pemerintah Kota Bandar Lampung resmi melepas 1.159 jemaah calon haji tahun 2026 dalam sebuah seremoni di Masjid Agung Al-Furqon, Rabu, 22 April 2026. Pelepasan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pemberangkatan haji dari ibu kota Provinsi Lampung yang tahun ini kembali menghadapi tantangan pelayanan, kesehatan jemaah, hingga efisiensi biaya.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, memimpin langsung prosesi pelepasan bersama jajaran Forkopimda dan perwakilan Kementerian Haji dan Umrah. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental jemaah, mengingat ibadah haji merupakan perjalanan panjang yang membutuhkan kondisi prima.

“Harapan kami, semua jemaah berangkat dalam kondisi sehat, pulang juga sehat, dan menjadi haji mabrur,” ujar Eva.

Data Pemkot mencatat, total 1.159 jemaah terdiri dari 514 pria dan 645 wanita, belum termasuk petugas haji yang akan mendampingi selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Jumlah ini menunjukkan tingginya animo masyarakat Bandar Lampung untuk menunaikan rukun Islam kelima, sekaligus menjadi indikator meningkatnya kebutuhan layanan haji yang optimal.

Pemberangkatan dilakukan secara bertahap melalui beberapa kelompok terbang (kloter). Kloter JKG-7 dijadwalkan berangkat pada 26 April, disusul JKG-12 pada 2 Mei, JKG-16 pada 5 Mei, JKG-17 pada 6 Mei, dan terakhir JKG-31 pada 18 Mei 2026. Skema bertahap ini dinilai penting untuk memastikan kelancaran logistik, akomodasi, serta koordinasi dengan otoritas pusat.

Di tengah pelepasan tersebut, isu peningkatan biaya dan kualitas pelayanan haji turut mencuat. Wali Kota menyebut adanya rencana penyesuaian dukungan biaya pada tahun mendatang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan pelayanan jemaah.

“Tahun depan kita upayakan menjadi Rp2 juta,” tambahnya.

Pernyataan ini mengindikasikan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat dukungan terhadap jemaah, di tengah dinamika biaya penyelenggaraan haji yang terus mengalami perubahan setiap tahun.

Pelepasan di Masjid Agung Al-Furqon tidak hanya menjadi seremoni administratif, tetapi juga momentum spiritual bagi para jemaah dan keluarga yang mengantar. Suasana haru dan doa mengiringi keberangkatan, mencerminkan harapan besar agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

Dengan jumlah jemaah yang besar dan jadwal keberangkatan yang padat, kesiapan lintas sektor, mulai dari kesehatan, transportasi, hingga pendampingan ibadah menjadi kunci sukses penyelenggaraan haji tahun ini dari Bandar Lampung. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *