MATAMATA.ID – Dugaan kurang optimalnya perawatan sistem kelistrikan dan genset di Hotel Arnes, Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung, berujung kebakaran pada Minggu, 14 Juni 2026. Beruntung, respons cepat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung berhasil mencegah api meluas ke bangunan hotel.
Kepala Damkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 10.17 WIB. Tak lama setelah menerima informasi tersebut, tiga unit mobil pemadam langsung dikerahkan ke lokasi.
“Kami menerima laporan kebakaran yang terjadi di ruang genset Hotel Arnes pada pukul 10.17 WIB. Setelah menerima laporan, kami mengerahkan tiga unit mobil pemadam dari Mako Tendean untuk melakukan penanganan,” kata Anthoni.
Tiga armada yang diterjunkan yakni Unit Supply 022, Unit Banteng 010, dan Unit Macan 021 dengan dukungan 20 personel pemadam kebakaran.
Objek yang terbakar merupakan ruang genset hotel. Dalam kejadian itu, dua unit genset mengalami kerusakan berat akibat dilalap api, masing-masing berkapasitas 150 kVA dan 100 kVA.
Petugas berjibaku melakukan pemadaman agar kobaran api tidak merembet ke bagian hotel lainnya yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar. Berkat kerja cepat tim Damkarmat, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB atau kurang dari satu jam sejak laporan diterima.
“Selama proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar tiga tangki air untuk menjinakkan api dan melakukan pendinginan di lokasi kejadian,” tutur Anthoni.
Berdasarkan keterangan Manajer Hotel Arnes, Muhanudin (62), dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik pada genset yang diduga tidak mampu menahan beban kelistrikan bangunan hotel.
Meski penyebab pastinya masih dalam penyelidikan pihak berwenang, dugaan gangguan pada sistem genset menjadi indikasi penting perlunya pemeriksaan dan perawatan berkala terhadap instalasi kelistrikan di fasilitas publik maupun komersial.
Akibat peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta dengan luas area yang terbakar sekitar 3 x 4 meter. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu.
Keberhasilan Damkarmat mengendalikan api dalam waktu singkat dinilai menjadi faktor utama yang mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar dan mengancam keselamatan para penghuni maupun aset hotel. (**)











