MATAMATA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik 96 aparatur sipil negara (ASN) yang akan mengisi sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintahan. Rotasi tersebut diharapkan menjadi langkah memperkuat kualitas pelayanan publik hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
Pelantikan dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan mewakili Wali Kota Eva Dwiana di Aula Semergou, Selasa, 28 Juli 2026. Jabatan yang diisi meliputi pejabat administrator (eselon III), pejabat pengawas (eselon IV), kepala puskesmas, pejabat fungsional, dua camat, dan lima lurah.
Dalam sambutannya, Iwan menegaskan mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk menjaga dinamika pemerintahan sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, setiap pejabat yang dipercaya mengemban jabatan baru harus mampu menghadirkan inovasi dan bekerja lebih cepat dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik dan mempercepat pembangunan Kota Bandar Lampung,” kata Iwan.
Ia menegaskan jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata, bukan sekadar status administratif. Karena itu, para pejabat diminta segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru.
Iwan juga mengingatkan pentingnya membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan berintegritas. Ia tidak ingin pelayanan pemerintah diwarnai praktik pungutan liar maupun prosedur yang berbelit-belit.
“Masyarakat berhak memperoleh pelayanan yang cepat, ramah, transparan, dan bebas dari pungli,” tegasnya.
Selain menjaga integritas, para pejabat diminta memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Menurut Iwan, keberhasilan pembangunan kota tidak hanya ditentukan oleh satu instansi, tetapi bergantung pada kolaborasi seluruh perangkat daerah.
Ia berharap pejabat yang baru dilantik mampu memberikan dampak nyata melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan layanan kesehatan, penataan lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandar Lampung Zulkifli menjelaskan, pelantikan kali ini melibatkan 96 ASN yang terdiri atas 28 pejabat administrator, 19 pejabat pengawas, sembilan kepala puskesmas, dan 40 pejabat fungsional. Selain itu, dua camat dan lima lurah juga mendapat penugasan baru sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
Menurut Zulkifli, rotasi tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di sejumlah perangkat daerah sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan lebih optimal.
Pemkot Bandar Lampung juga memastikan akan menindak tegas ASN yang terbukti melakukan pungutan liar. Sanksi disiplin akan dijatuhkan sesuai tingkat pelanggaran, mulai dari hukuman ringan hingga berat. Masyarakat pun diminta tidak ragu melaporkan dugaan pungli kepada Inspektorat Kota Bandar Lampung agar dapat segera diproses sesuai ketentuan yang berlaku. (**)











