MATAMATA.ID – Upaya memperkuat semangat kebangsaan di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi terus dilakukan Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, Samsul H. Suhartono, S.Pd.
Melalui kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK), ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang berlangsung di kediamannya di Desa Sidoasri, Kecamatan Candipuro, Senin, 15 Juni 2026, dihadiri puluhan warga yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, namun tetap sarat dengan pesan-pesan kebangsaan.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 7 yang meliputi Kecamatan Candipuro, Katibung, dan Way Sulan, Samsul menilai pembinaan ideologi kebangsaan menjadi hal yang semakin penting di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini.
Menurutnya, Pancasila tidak boleh hanya dipahami sebagai simbol negara, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang mencerminkan sikap toleransi, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama.
“Pancasila adalah fondasi kehidupan berbangsa. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus hidup dalam perilaku sehari-hari agar persatuan dan kerukunan masyarakat tetap terjaga,” kata Samsul di hadapan peserta.
Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan globalisasi membawa banyak manfaat, namun di sisi lain dapat memunculkan berbagai pengaruh yang berpotensi mengikis nilai-nilai kebangsaan apabila tidak disikapi dengan bijak.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan wawasan kebangsaan dan memperkuat rasa cinta tanah air sebagai benteng menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Generasi muda harus memiliki pemahaman yang kuat tentang jati diri bangsa. Dengan begitu, mereka tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila maupun yang dapat memecah belah persatuan,” ujarnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan berdiskusi mengenai persoalan sosial yang berkembang di lingkungan mereka.
Bagi masyarakat, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi sarana menambah wawasan, tetapi juga ruang untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan konstituennya.
Melalui kegiatan IPWK yang rutin dilaksanakan, Samsul berharap semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Ia meyakini bahwa bangsa yang kuat berawal dari masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. (**)












