MATAMATA.ID – Kampung Prancis (Village Français) di Kota Metro menjadi salah satu ruang pembelajaran bahasa asing yang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Program ini tidak hanya memberikan pelatihan bahasa Prancis, tetapi juga memperkenalkan budaya dan membuka kesempatan bagi warga untuk berinteraksi langsung dengan penutur asli.
Koordinator Kampung Prancis, Dra. Sainah Asriyani, M.Pd., mengatakan pembelajaran yang diterapkan dikemas secara praktis melalui percakapan sehari-hari, pengenalan budaya, hingga berbagai aktivitas kreatif sehingga mudah dipahami oleh peserta dari berbagai kalangan.
“Kami ingin masyarakat belajar bahasa dengan suasana yang menyenangkan. Tidak hanya memahami tata bahasa, tetapi juga mengenal budaya dan kebiasaan masyarakat Prancis,” katanya.
Menurut Sainah, Kampung Prancis hadir sebagai wadah yang mempertemukan masyarakat dengan pengalaman internasional tanpa harus keluar daerah. Kehadiran relawan dan pengajar asal Prancis membuat peserta dapat mempraktikkan kemampuan bahasa secara langsung sehingga lebih percaya diri saat berkomunikasi.
Selain kelas bahasa, Kampung Prancis juga rutin mengadakan kegiatan pertukaran budaya dan kolaborasi internasional. Salah satunya melalui International Community Service (ISC) yang melibatkan mahasiswa dari Indonesia, Prancis, Madagaskar, dan Mesir dalam berbagai kegiatan bersama masyarakat.
Melalui program tersebut, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan berbahasa, tetapi juga belajar menghargai perbedaan budaya, membangun jejaring internasional, serta memperluas wawasan global.
Sejak hadir di Kota Metro, Kampung Prancis terus menarik minat masyarakat dari berbagai usia. Seluruh kegiatan pembelajaran diberikan secara terbuka dan tanpa dipungut biaya, sehingga semakin banyak warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing.
Pengelola berharap Kampung Prancis dapat terus berkembang sebagai pusat pembelajaran bahasa dan budaya internasional yang mampu melahirkan masyarakat dengan kemampuan komunikasi global sekaligus memiliki sikap terbuka terhadap keberagaman. (**)














