MATAMATA.ID – Pemerintah Kota Bandar Lampung terus mempercepat pembangunan infrastruktur dengan melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan strategis yang dibarengi peningkatan sistem drainase dan penataan trotoar. Program senilai lebih dari Rp30 miliar ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan jalan yang lebih kuat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, mengatakan pengerjaan difokuskan pada sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur utama mobilitas warga, di antaranya Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro, hingga kawasan Jalan Sultan Agung.
Selain itu, pekerjaan juga mencakup sejumlah titik penghubung, mulai dari persimpangan Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Ahmad Yani hingga kawasan Jalan Basuki Rahmat.
Menurut Dedi, pembangunan kali ini tidak hanya berorientasi pada perbaikan permukaan jalan. Pemerintah juga membangun sistem drainase yang lebih baik sebagai solusi untuk mengatasi persoalan genangan air yang selama ini menjadi penyebab utama kerusakan jalan.
“Hasil evaluasi kami menunjukkan kerusakan jalan banyak dipengaruhi oleh drainase yang belum berfungsi optimal. Karena itu, pembangunan dilakukan secara menyeluruh, termasuk pembenahan saluran air dan trotoar,” ujarnya, Rabu, 23 Juli 2026.
Ia menjelaskan, integrasi pembangunan jalan, drainase, dan trotoar diharapkan mampu meningkatkan daya tahan infrastruktur sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki.
Pemerintah Kota Bandar Lampung juga telah menyusun program lanjutan pada tahun anggaran 2027 untuk melanjutkan pembangunan di ruas-ruas jalan yang belum masuk dalam paket pekerjaan tahun ini. Langkah tersebut dilakukan agar pemerataan pembangunan infrastruktur dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah kota.
Dedi menambahkan, proyek yang terbagi dalam tiga paket pekerjaan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penyediaan infrastruktur yang lebih baik.
Dengan sistem drainase yang lebih optimal, pemerintah berharap genangan air saat musim hujan dapat diminimalkan sehingga jalan tidak cepat rusak dan biaya pemeliharaan dapat ditekan.
Melalui pembangunan yang terintegrasi ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis kualitas infrastruktur perkotaan akan semakin meningkat. Selain memperlancar arus lalu lintas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, pembenahan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan kota yang lebih tertata, nyaman, dan berkelanjutan. (**)











