MATAMATA.ID – Universitas Lampung (Unila) menjadikan peringatan Dies Natalis ke-61 sebagai momentum untuk memperkuat posisi kampus sebagai pusat inovasi yang tidak hanya berdampak bagi Lampung, tetapi juga memiliki daya saing hingga tingkat global.
Rangkaian peringatan resmi dibuka Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani di lapangan belakang Rektorat Unila, Jumat, 21 Agustus 2026.
Pembukaan ditandai pelepasan sembilan rangkaian balon oleh para dekan dan lima burung merpati. Simbol tersebut menggambarkan sembilan fakultas yang terus didorong melahirkan inovasi, sekaligus tekad Unila memperluas kiprahnya ke tingkat nasional dan internasional.
Tahun ini, Dies Natalis Unila mengangkat tema “UNILA BE STRONG: 61 Tahun Berkarya, Bersinergi Menjadi Pusat Inovasi Berdampak — Unila Hadir untuk Lampung, Indonesia, dan Dunia.”
Tema tersebut menegaskan arah perayaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat kerja bersama di lingkungan kampus.
Rektor Unila Prof. Lusmeilia mengatakan perjalanan 61 tahun Unila merupakan buah dari kontribusi panjang berbagai generasi. Mulai dari para rektor terdahulu, tokoh purnabakti hingga sivitas akademika yang terus menjaga perkembangan kampus.
“61 tahun bukanlah perjalanan singkat, melainkan hasil perjuangan, pengorbanan, dan dedikasi panjang dari generasi ke generasi,” ujarnya.
Menurutnya, capaian yang telah diraih Unila harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh. Semangat BE STRONG diharapkan diwujudkan melalui sinergi, inovasi dan kolaborasi yang menghasilkan dampak nyata.
“Dies Natalis Unila ke-61 ini menjadi momentum untuk bersama-sama berusaha menjadikan Unila BE STRONG berdaya saing, dan mendunia,” katanya.
Peringatan tahun ini juga dikemas dengan sejumlah simbol angka 61. Unila menyiapkan 61 tumpeng dan 61 balon sebagai bagian dari pembukaan rangkaian dies natalis.
Sejumlah agenda lain akan menyusul hingga September 2026. Selain perlombaan, Unila menyiapkan malam anugerah untuk memberikan apresiasi kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni dan mitra yang dinilai berkontribusi terhadap kemajuan universitas.
Pembukaan Dies Natalis ke-61 turut dihadiri rektor senior Prof. Dr. Ir. Muhajir Utomo, Prof. Dr. Ir. Sugeng P Harianto dan Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, serta jajaran pimpinan, kepala UPA, kepala lembaga dan sivitas akademika Unila. (**)











