Pemprov Lampung

Daya Beli Masyarakat Meningkat, Pajak Kendaraan Lampung Tumbuh Signifikan

×

Daya Beli Masyarakat Meningkat, Pajak Kendaraan Lampung Tumbuh Signifikan

Sebarkan artikel ini

 


MATAMATA.ID – Pertumbuhan penjualan kendaraan baru di Provinsi Lampung sepanjang semester pertama 2026 turut mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Lonjakan penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dinilai menjadi indikator membaiknya daya beli masyarakat sekaligus menguatnya aktivitas perekonomian daerah.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, realisasi penjualan kendaraan baru selama Januari–Juni 2026 mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk kendaraan roda dua, penjualan mencapai 74.170 unit, meningkat sekitar 19 persen dibanding semester pertama 2025 yang tercatat 62.239 unit. Seiring meningkatnya transaksi tersebut, penerimaan PKB naik dari Rp9,30 miliar menjadi Rp11,12 miliar atau tumbuh sekitar 20 persen. Sementara itu, penerimaan BBNKB juga meningkat 19 persen, dari Rp85,09 miliar menjadi Rp101,26 miliar.

Pertumbuhan lebih tinggi terjadi pada sektor kendaraan roda empat. Penjualan mobil baru mencapai 7.939 unit, naik 43 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 5.558 unit.

Kenaikan tersebut berdampak langsung terhadap penerimaan pajak daerah. Penerimaan PKB kendaraan roda empat meningkat 34 persen, dari Rp12,84 miliar menjadi Rp17,17 miliar, sedangkan BBNKB tumbuh 33 persen, dari Rp91,69 miliar menjadi Rp122,22 miliar.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Jumat, 3 Juli 2026, mengatakan peningkatan penjualan kendaraan baru menjadi salah satu indikator positif menguatnya aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat di Provinsi Lampung.

“Peningkatan penjualan kendaraan baru menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus bergerak. Ini menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat membaik dan berdampak langsung terhadap meningkatnya penerimaan daerah. Pendapatan ini akan kami kembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Gubernur.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus menjaga iklim investasi yang kondusif, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan sistem pembayaran pajak yang semakin mudah dan modern guna mendorong kepatuhan wajib pajak.

Ia menambahkan, meningkatnya penerimaan PKB dan BBNKB memperkuat kapasitas fiskal daerah sehingga pemerintah memiliki ruang yang lebih besar untuk membiayai berbagai program pembangunan tanpa bergantung sepenuhnya pada transfer dari pemerintah pusat.

Peningkatan kinerja sektor otomotif pada semester pertama 2026 menjadi sinyal positif bagi perekonomian Lampung. Di tengah dinamika ekonomi nasional, tingginya penjualan kendaraan baru tidak hanya mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi, tetapi juga menjadi motor penggerak bertambahnya pendapatan daerah yang akan kembali dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *