Pemkot Bandar Lampung

Eva Dwiana Dorong Inovasi Layanan Pajak di Tengah Tantangan Pendapatan Daerah

×

Eva Dwiana Dorong Inovasi Layanan Pajak di Tengah Tantangan Pendapatan Daerah

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – Di tengah tuntutan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan transformasi layanan publik berbasis digital, Kota Bandar Lampung menjadi pusat pembahasan masa depan pelayanan pajak kendaraan bermotor nasional. Ratusan pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia berkumpul dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Samsat 2026 yang digelar di Bandar Lampung, Selasa, 14 Juli 2026.

Forum nasional yang dihadiri perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Korlantas Polri, PT Jasa Raharja, kepala Bapenda provinsi, Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah, hingga jajaran Samsat se-Indonesia itu menjadi momentum memperkuat strategi peningkatan kepatuhan wajib pajak sekaligus mempercepat digitalisasi pelayanan.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, penunjukan Bandar Lampung sebagai tuan rumah Rakornas merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat sekaligus peluang untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam mendukung reformasi pelayanan publik.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam administrasi dan perpajakan kendaraan bermotor,” ujar Eva.

Dalam forum tersebut, Eva menilai penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, khususnya kebijakan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), telah memberikan dampak positif terhadap penguatan kapasitas fiskal daerah.

Data Pemerintah Kota Bandar Lampung menunjukkan penerimaan opsen PKB dan BBNKB sepanjang 2025 mencapai Rp232,14 miliar, atau rata-rata Rp19,34 miliar setiap bulan. Dari jumlah tersebut, opsen PKB menyumbang Rp163,57 miliar atau 70,46 persen, sedangkan opsen BBNKB sebesar Rp68,34 miliar atau 29,44 persen. Hingga Juni 2026, realisasi penerimaan telah menembus Rp112,20 miliar.

Menurut Eva, capaian tersebut tidak hanya mencerminkan meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan, tetapi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan Samsat mampu memperkuat penerimaan daerah.

Selain membahas penguatan layanan Samsat, Eva memanfaatkan forum nasional tersebut untuk memperkenalkan berbagai potensi Bandar Lampung kepada para peserta dari seluruh Indonesia. Ia mengajak para tamu menikmati destinasi wisata, kuliner khas, serta keramahan masyarakat Kota Tapis Berseri.

Eva juga memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kota Bandar Lampung, mulai dari beasiswa bagi mahasiswa, bantuan operasional untuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, hingga program pinjaman modal berbunga nol persen bagi pelaku usaha dan masyarakat.

Melalui Rakornas Samsat 2026, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap lahir berbagai rekomendasi strategis untuk mempercepat transformasi digital pelayanan Samsat, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, memperkuat penerimaan daerah, serta menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan profesional.

Rakornas ini sekaligus menjadi pengingat bahwa di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan pembangunan, inovasi pelayanan perpajakan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan menjadi salah satu kunci menjaga keberlanjutan fiskal daerah dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *