MATAMATA.ID – Harapan warga yang selama bertahun-tahun menanti perbaikan Jalan Gunung Sugih–Kota Gajah mulai menemukan titik terang. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turun langsung meninjau pengerjaan ruas jalan provinsi tersebut, Jumat, 17 Juli 2026, untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Peninjauan dilakukan di tengah proses pekerjaan jalan yang menggunakan konstruksi rigid beton. Ruas yang ditangani sepanjang 600 meter itu dibagi menjadi dua segmen dengan masing-masing panjang 300 meter dan lebar enam meter.
Bagi masyarakat setempat, proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik. Jalan tersebut selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu titik yang kerap dikeluhkan warga akibat kerusakan parah dan genangan banjir yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Jalan ini sudah lama menjadi harapan masyarakat karena sering mengalami kerusakan dan terdampak banjir,” kata Gubernur Rahmat Mirzani Djausal saat meninjau lokasi pekerjaan.
Mirza menegaskan, Pemerintah Provinsi Lampung tidak hanya fokus menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga memastikan kualitas hasil pembangunan benar-benar sesuai harapan masyarakat. Karena itu, pengawasan akan dilakukan secara ketat mulai dari tahap awal hingga proyek selesai.
Menurutnya, setiap pihak yang terlibat dalam proyek memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga mutu pekerjaan, mulai dari kontraktor pelaksana, konsultan perencana, pengawas hingga instansi teknis terkait.
“Kita ingin memastikan setiap tahapan berjalan sesuai sistem dan standar yang telah ditetapkan. Kalau semua pihak bekerja dengan serius dan profesional, hasilnya tentu akan menjadi yang terbaik,” ujarnya.
Komitmen tersebut mendapat respons positif dari warga sekitar. Salah seorang warga, Lukman Sani, mengaku bersyukur karena jalan yang selama ini menjadi sumber persoalan akhirnya mendapat perhatian pemerintah.
Ia menceritakan kondisi jalan sebelumnya yang rusak berat hingga kerap memicu kecelakaan lalu lintas dan menghambat aktivitas masyarakat.
“Kalau dulu jalannya hancur. Sering terjadi kecelakaan di sini. Sekarang kami senang karena akhirnya diperbaiki,” kata Lukman.
Dalam kesempatan itu, Lukman juga menyampaikan apresiasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat, termasuk sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan mayoritas warga setempat.
Dialog hangat antara gubernur dan warga berlangsung di sela-sela peninjauan proyek. Mirza bahkan berjanji akan kembali berkunjung saat jalan tersebut rampung dan diresmikan.
Perbaikan Jalan Gunung Sugih–Kota Gajah menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian diharapkan semakin lancar.
Bagi warga Lampung Tengah, pembangunan ini bukan hanya soal beton dan aspal. Lebih dari itu, proyek tersebut menjadi simbol hadirnya pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang selama bertahun-tahun menunggu akses jalan yang aman, nyaman, dan layak digunakan. (**)











