Pemprov Lampung

Mirza Gandeng Muhammadiyah Tingkatkan Kualitas SDM, Program 1 Desa 1 Sarjana Jadi Andalan

×

Mirza Gandeng Muhammadiyah Tingkatkan Kualitas SDM, Program 1 Desa 1 Sarjana Jadi Andalan

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Lampung. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada investasi di sektor pendidikan.

Ajakan tersebut disampaikan Gubernur saat menerima jajaran pengurus pusat dan daerah Persyarikatan Muhammadiyah di Mahan Agung, Kamis malam, 25 Juni 2026, dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-17 Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (ALPTK PTMA) yang berlangsung di Bandar Lampung pada 25–27 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Mirza mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Rakernas ALPTK PTMA. Ia meyakini forum nasional tersebut akan melahirkan berbagai gagasan untuk memperkuat kualitas pendidikan, khususnya dalam mencetak calon guru yang kompeten.

Gubernur juga mengakui kontribusi besar Muhammadiyah dalam pembangunan SDM di Lampung melalui jaringan sekolah dan perguruan tinggi yang selama ini konsisten mencetak lulusan berkualitas.

“Kemajuan Provinsi Lampung hari ini tidak lepas dari peran Muhammadiyah yang telah lama berkontribusi mencetak sumber daya manusia yang unggul,” ujar Mirza.

Menurutnya, tantangan pendidikan ke depan menuntut lahirnya guru yang tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu membentuk karakter, menumbuhkan kreativitas, dan melahirkan generasi yang memiliki daya saing global.

Hal itu sejalan dengan pandangan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, yang menegaskan pentingnya penguatan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai fondasi peningkatan mutu pendidikan nasional.

“Semakin baik ekosistem LPTK, semakin baik pula calon guru yang dihasilkan. Itu akan menentukan kualitas pembelajaran Indonesia di masa depan,” kata Fajar.

Sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas SDM, Pemerintah Provinsi Lampung membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan Muhammadiyah, termasuk dalam pengembangan pendidikan vokasi yang dinilai mampu mempercepat penyerapan lulusan ke dunia kerja.

Mirza juga mengungkapkan rencana peluncuran Program 1 Desa 1 Sarjana pada 2027. Program tersebut akan memberikan beasiswa kepada satu mahasiswa dari setiap desa di Provinsi Lampung, termasuk yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta.

“Jika terdapat sekitar 2.600 desa di Lampung, maka akan ada 2.600 penerima beasiswa setiap tahun. Kami berharap perguruan tinggi Muhammadiyah menjadi mitra strategis dalam menyukseskan program ini,” ungkapnya.

Rakernas ALPTK PTMA ke-17 diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis untuk memperkuat pendidikan tenaga kependidikan, meningkatkan kualitas guru Indonesia, sekaligus mempererat kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Rakernas dan berharap forum tersebut menghasilkan kebijakan yang memberi manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan nasional. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *