Perguruan Tinggi

Unila Perkuat Ekosistem Publikasi Ilmiah, Jurnal Nasional Dibidik Naik ke Level Internasional

×

Unila Perkuat Ekosistem Publikasi Ilmiah, Jurnal Nasional Dibidik Naik ke Level Internasional

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – Universitas Lampung  (Unila) menjadi titik temu para pengelola jurnal ilmiah perguruan tinggi negeri se-Indonesia bagian barat dalam upaya meningkatkan kualitas publikasi akademik nasional. Melalui kegiatan Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah Nasional BKS PTN Barat yang digelar Jumat, 10 Juli 2026, berbagai strategi percepatan jurnal menuju standar internasional dibahas secara mendalam.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat Unila tersebut menghadirkan Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani, M.A., serta para pengelola jurnal dari perguruan tinggi anggota BKS PTN Barat.

Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., membuka kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya peningkatan mutu publikasi ilmiah sebagai bagian dari penguatan kapasitas riset perguruan tinggi.

Forum yang dipimpin Ketua Forum LPPM BKS PTN Barat Sri Lestari Wahyuningroem, M.A., Ph.D., itu membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan integritas akademik, kebijakan pengelolaan jurnal, pengembangan repositori publikasi terintegrasi, hingga langkah konkret mempercepat jurnal nasional masuk jajaran jurnal bereputasi dunia.

Dalam paparannya, Ahmad Najib Burhani menyampaikan bahwa jurnal ilmiah berkualitas menjadi salah satu indikator kemajuan riset suatu bangsa. Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan standar pengelolaan jurnal agar mampu bersaing di tingkat global.

Menurutnya, publikasi ilmiah yang kuat tidak hanya berdampak pada dunia akademik, tetapi juga berkontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat melalui hasil-hasil penelitian yang aplikatif.

Untuk mendukung target tersebut, Kemendiktisaintek meluncurkan Program Rinjani atau Program Akselerasi Peningkatan Reputasi Internasional Jurnal Ilmiah Indonesia. Program ini dirancang untuk membantu jurnal-jurnal nasional mencapai dan mempertahankan posisi Quartile 1 (Q1) dalam indeks Scopus.

“Penguatan jurnal ilmiah merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan daya saing bangsa. Semakin banyak jurnal Indonesia yang bereputasi internasional, semakin besar pula pengaruh riset nasional di tingkat global,” ujarnya.

Melalui pertemuan ini, perguruan tinggi yang tergabung dalam BKS PTN Barat diharapkan dapat memperkuat kolaborasi, berbagi praktik terbaik pengelolaan jurnal, serta mempercepat peningkatan kualitas publikasi ilmiah Indonesia agar semakin diperhitungkan di dunia internasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *