MATAMATA.ID – RSUD Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung terus melakukan pembenahan dan penguatan layanan kesehatan, khususnya pada pelayanan jantung yang menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat. Langkah tersebut dibahas dalam kegiatan koordinasi penguatan pelayanan jantung yang digelar pada 6 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi berbagai pihak untuk menyamakan langkah dalam meningkatkan mutu layanan, memperkuat tata kelola pelayanan, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan jantung yang berkualitas.
Direktur RSUDAM, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes, mengatakan pelayanan jantung merupakan layanan yang memerlukan penanganan cepat, tepat, dan terintegrasi sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat di seluruh lini pelayanan rumah sakit.
“Penyakit jantung masih menjadi salah satu tantangan besar dalam dunia kesehatan. Karena itu, RSUDAM terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar pasien mendapatkan penanganan yang optimal dan sesuai standar,” kata Imam Ghozali.
Menurutnya, penguatan pelayanan jantung tidak hanya berkaitan dengan kesiapan tenaga medis dan fasilitas kesehatan, tetapi juga mencakup sistem tata kelola yang mampu mendukung pelayanan secara efektif dan berkesinambungan.
Dalam forum tersebut, peserta membahas berbagai strategi pengembangan layanan, mulai dari peningkatan mutu pelayanan klinis, penguatan koordinasi antarunit, hingga langkah-langkah untuk mempercepat akses pasien terhadap pelayanan spesialis jantung.
“Melalui koordinasi ini, kami ingin memastikan seluruh proses pelayanan berjalan lebih efektif. Ketika sistem dan kolaborasi berjalan baik, maka kualitas pelayanan kepada pasien juga akan meningkat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa RSUDAM sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Lampung memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk dalam penanganan penyakit kardiovaskular yang terus meningkat.
“Pelayanan kesehatan yang prima harus dibangun melalui kerja sama dan komitmen bersama. Karena itu, koordinasi dan evaluasi secara berkala menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan rumah sakit,” jelasnya.
Imam menambahkan, hasil pembahasan dalam kegiatan tersebut akan menjadi bahan penyusunan langkah-langkah strategis guna memperkuat layanan jantung di RSUDAM ke depan.
“Kami ingin masyarakat Lampung memperoleh layanan jantung yang berkualitas, aman, dan mudah diakses. Ini merupakan bagian dari komitmen RSUDAM untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan pasien,” tegasnya.
Melalui penguatan layanan jantung yang berkelanjutan, RSUDAM berharap dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam menekan angka kesakitan akibat penyakit jantung sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Provinsi Lampung. (**)











