MATAMATA.ID – Hampir tiga tahun beroperasi, Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Lampung (Unila) di Kabupaten Lampung Tengah memasuki babak baru. Unila bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah kini fokus memastikan keberlanjutan program tersebut agar mampu menjadi pusat pendidikan tinggi yang berdampak bagi masyarakat.
Evaluasi perjalanan PSDKU menjadi agenda utama dalam audiensi Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng, bersama Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri,S.E., M.Sos, beserta jajaran pemerintah daerah setempat.
Pertemuan yang merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Unila dan Pemkab Lampung Tengah itu membahas berbagai langkah strategis, mulai dari perkembangan akademik mahasiswa hingga arah pengembangan PSDKU ke depan.
Rektor Unila Lusmeilia Afriani mengatakan, keberadaan PSDKU Lampung Tengah kini memasuki tahap penting karena mahasiswa angkatan pertama mulai mendekati penyelesaian studi.
“Anak-anak PSDKU sudah memasuki tahun ketiga. Kita ingin memastikan mereka dapat lulus tepat waktu dan mendapatkan layanan pendidikan terbaik hingga akhir masa studinya,” ujar Lusmeilia, Senin, 3 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, Unila akan melakukan asesmen terhadap seluruh aspek penyelenggaraan PSDKU. Evaluasi tersebut mencakup capaian pembelajaran, dukungan kelembagaan, serta peluang pengembangan program agar keberadaan PSDKU semakin kuat.
Menurutnya, PSDKU Lampung Tengah tidak hanya menjadi perluasan layanan pendidikan Unila, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan perguruan tinggi yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Kita ingin PSDKU Lampung Tengah menjadi contoh bagaimana perguruan tinggi dapat hadir dan berkembang bersama pemerintah daerah,” katanya.
Sementara itu, Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menyampaikan apresiasi atas komitmen Unila dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat daerah.
Menurutnya, keberadaan PSDKU memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat Lampung Tengah dan wilayah sekitar untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa harus selalu bergantung pada akses ke kampus utama.
“Tidak semua masyarakat memiliki kemampuan untuk menyekolahkan anaknya langsung ke Unila. Dengan adanya PSDKU, kesempatan memperoleh pendidikan tinggi menjadi lebih terbuka,” ujarnya.
Komang juga menilai keberadaan kampus di daerah membawa efek berganda bagi masyarakat. Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, aktivitas pendidikan tinggi turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Ketika ada kampus, akan muncul berbagai aktivitas ekonomi baru di sekitarnya. Ini tentu menjadi manfaat lain bagi masyarakat,” jelasnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Unila dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi agar PSDKU Unila Lampung Tengah terus berkembang dan mampu menjadi salah satu contoh keberhasilan kolaborasi perguruan tinggi dengan pemerintah daerah. (**)











