MATAMATA.ID – Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai menyiapkan langkah konkret untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan dari kas daerah diproyeksikan mencapai Rp500 juta.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan pemerintah daerah tengah membahas besaran bantuan yang akan diberikan. Nilainya diperkirakan berada pada rentang Rp300 juta hingga Rp500 juta.
“Kita juga mau mengalokasikan bantuan dari kita. Kita akan bantu juga pemerintah kayak dulu, kayak di Aceh waktu itu memberikan bantuan kemanusiaan Sumatera,” kata Eva, Selasa, 25 Agustus 2026.
Menurut Eva, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkot Bandar Lampung terhadap warga yang terdampak bencana. Penyalurannya akan dikoordinasikan agar dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.
“Bantuan ke NTT, sama uang juga mungkin Rp300 apa Rp500 juta,” ujarnya.
Selain bantuan yang bersumber dari pemerintah daerah, Pemkot Bandar Lampung juga mengajak masyarakat ikut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Namun, bantuan yang dikumpulkan diarahkan pada kebutuhan yang masih diperlukan korban. Eva meminta masyarakat tidak menjadikan pakaian bekas sebagai pilihan utama untuk disumbangkan.
Menurut dia, persediaan pakaian di lokasi bencana relatif sudah banyak, sementara kebutuhan bahan pangan dan perlengkapan dasar masih menjadi perhatian.
“Karena mereka sekarang kalau untuk pakaian itu sudah banyak. Pakaian sudah banyak. Nah, mereka sekarang bahan pokok sebenarnya,” kata Eva.
Selain bahan pokok, masyarakat juga dapat membantu menyediakan sarung dan selimut yang dinilai lebih dibutuhkan warga terdampak.
Pemkot Bandar Lampung berharap bantuan dari pemerintah maupun masyarakat dapat segera terkumpul sehingga bisa disalurkan kepada warga yang membutuhkan di NTT. “Berapa saja yang bisa dibantu,” ujar Eva. (**)











