Perguruan Tinggi

Unila Wisuda 674 Lulusan, Tantangan Serapan Kerja dan Mutu Pendidikan Menguat

×

Unila Wisuda 674 Lulusan, Tantangan Serapan Kerja dan Mutu Pendidikan Menguat

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – Universitas Lampung  (Unila) mewisuda 674 lulusan pada periode V tahun akademik 2025/2026 yang digelar di Gedung Serbaguna, Sabtu (25/4/2026). Prosesi ini sekaligus menyoroti isu meningkatnya jumlah lulusan perguruan tinggi di tengah tantangan serapan kerja dan tuntutan kualitas sumber daya manusia.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 2094/UN26/PP.06.03/2026, jumlah wisudawan terdiri atas empat doktor, 47 magister, 34 profesi, 585 sarjana, dan empat diploma.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.T., M.T, menyampaikan laporan akademik dalam pembukaan wisuda. Sementara itu, Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng, menegaskan bahwa kelulusan merupakan awal tanggung jawab baru bagi para alumni.

“Wisuda bukan akhir, tetapi awal untuk berkontribusi nyata di masyarakat,” ujarnya.

Di tengah prosesi tersebut, peningkatan jumlah lulusan dinilai perlu diimbangi dengan kesiapan menghadapi dunia kerja. Hingga April 2026, jumlah mahasiswa aktif di Unila mencapai 39.984 orang, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi.

Pada semester genap tahun akademik 2025/2026, sebanyak 6.018 mahasiswa menerima beasiswa, dengan mayoritas berasal dari program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Selain itu, terdapat penerima beasiswa dari program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Papua dan bantuan dari pihak swasta.

Wisuda kali ini juga diwarnai kehadiran mahasiswa internasional dari Thailand, Mesir, dan Palestina, serta lulusan dari program afirmasi Papua. Hal ini menunjukkan meningkatnya aspek inklusivitas dan internasionalisasi di lingkungan kampus.

Untuk menjawab tantangan kualitas lulusan, Unila melakukan berbagai langkah strategis, di antaranya penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri, penguatan pendidikan karakter, serta peningkatan tata kelola akademik dan birokrasi.

Upaya tersebut diperkuat melalui program “Unila Be Strong” yang mencakup pengembangan sumber daya manusia, penguatan riset, kemitraan, hingga tata kelola universitas. Selain itu, Unila juga mendorong percepatan kelulusan tepat waktu dan menyiapkan sejumlah program studi menuju akreditasi internasional dalam kerangka World Class University (WCU).

Kepercayaan masyarakat terhadap Unila juga terus meningkat, terlihat dari daya tampung mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 yang mencapai 11.329 orang.

Pihak kampus menilai, peran alumni menjadi kunci dalam menjaga reputasi institusi. Para lulusan diharapkan mampu beradaptasi, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.

Wisuda ini tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga mencerminkan tantangan perguruan tinggi dalam memastikan lulusan memiliki daya saing di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *