Pemkot Bandar Lampung

Bukan Sekadar Penghargaan, Bandar Lampung Bawa Pulang 300 Program Bedah Rumah untuk Warga

×

Bukan Sekadar Penghargaan, Bandar Lampung Bawa Pulang 300 Program Bedah Rumah untuk Warga

Sebarkan artikel ini

MATAMATA.ID – Kabar baik datang dari sektor perumahan. Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali mendapat pengakuan atas kinerja pembangunan daerah setelah meraih Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch 2 Regional Sumatera kategori Program 3 Juta Rumah.

Namun, yang membuat capaian ini semakin berarti bagi masyarakat bukan hanya pialanya. Penghargaan tersebut turut membawa dukungan 300 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah bagi warga Bandar Lampung.

Penghargaan diserahkan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia Muhammad Qodari kepada Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Rabu, 12 Agustus 2026.

Eva Dwiana menyebut penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi jajaran Pemkot Bandar Lampung untuk terus menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah memberikan apresiasi kepada Pemkot Bandar Lampung. Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus bekerja untuk masyarakat,” kata Eva.

Program 300 unit bedah rumah menjadi salah satu bentuk manfaat nyata dari capaian tersebut. Bantuan ini diarahkan untuk membantu masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman.

Bagi Pemkot Bandar Lampung, penyediaan hunian layak menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebab, kualitas rumah turut menentukan kualitas kehidupan sebuah keluarga.

Keberhasilan Bandar Lampung meraih penghargaan tersebut tidak terlepas dari berbagai kebijakan yang mendukung percepatan penyediaan rumah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dalam kategori Program 3 Juta Rumah, pemerintah daerah dinilai antara lain dari kemudahan regulasi, pemberian insentif BPHTB dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi MBR, serta kolaborasi pembiayaan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Capaian itu menunjukkan bahwa pembangunan perumahan membutuhkan sinergi. Pemerintah daerah berperan menciptakan kemudahan, sementara dukungan pemerintah pusat memperluas jangkauan manfaat hingga ke masyarakat.

Kini, penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni. Sebanyak 300 unit bedah rumah menjadi bukti bahwa sebuah prestasi pemerintah dapat diterjemahkan menjadi manfaat langsung bagi warga. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *