MATAMATA.ID – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur dr. Jihan Nurlela ikut ambil bagian dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru program Pascasarjana Universitas Lampung (Unila) tahun akademik 2026/2027 yang digelar di Gedung UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Sabtu, 18 April 2026.
Seleksi tahap awal ini diikuti sebanyak 593 peserta yang terdiri dari 487 calon mahasiswa jenjang Magister (S-2) dan 106 calon mahasiswa jenjang Doktor (S-3). Kegiatan dilaksanakan secara luring dan terpusat guna memastikan proses seleksi berjalan transparan dan objektif.
Direktur Pascasarjana Unila, Prof. Dr. Murhadi, M.Si., menjelaskan bahwa keikutsertaan kepala daerah tersebut menjadi perhatian tersendiri sekaligus menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap kualitas pendidikan Pascasarjana Unila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama istrinya, Purnama Wulan Sari Mirzani Djausal, diketahui mendaftar pada Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi. Sementara Wakil Gubernur dr. Jihan Nurlela memilih Program Studi Doktor Studi Pembangunan.
“Keikutsertaan pimpinan daerah ini menjadi kebanggaan bagi kami dan diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Murhadi.
Ia menambahkan, tahapan seleksi meliputi Ujian Tulis Berbasis Komputer (CBT) dan wawancara. Untuk program Doktor, seluruh peserta wajib mengikuti kedua tahapan tersebut, sedangkan pada program Magister, wawancara hanya diberlakukan pada program studi tertentu.
Pada tahun akademik ini, Pascasarjana Unila membuka 36 program studi Magister dan delapan program studi Doktor. Sementara itu, program spesialis yang sebelumnya berada di bawah Pascasarjana kini telah dialihkan kembali ke Fakultas Kedokteran.
Berdasarkan data sementara, Program Studi Ilmu Hukum menjadi yang paling diminati pada jenjang S-2 dengan 106 pendaftar. Disusul Program Studi Manajemen sebanyak 44 pendaftar dan Ilmu Akuntansi sebanyak 20 pendaftar. Pada jenjang S-3, Program Doktor Pendidikan menjadi program dengan jumlah peminat tertinggi.
Sebaliknya, sejumlah program studi masih memiliki peminat terbatas. Pada jenjang S-2, Program Studi Fisika hanya diikuti satu pendaftar. Sedangkan pada jenjang S-3, beberapa program seperti Ilmu Ekonomi dan Ilmu Pertanian mencatat jumlah pendaftar sekitar empat orang.
Total daya tampung yang disediakan mencapai 1.346 mahasiswa untuk jenjang Magister dan 183 mahasiswa untuk jenjang Doktor. Hingga saat ini, jumlah pendaftar masih belum memenuhi setengah dari total kuota yang tersedia.
Untuk itu, Pascasarjana Unila berencana membuka seleksi gelombang kedua dalam waktu dekat guna meningkatkan jumlah pendaftar dan memaksimalkan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.












