MATAMATA.ID – Universitas Lampung (Unila) terus memperkuat langkah internasionalisasi kampus dengan mendorong mahasiswa aktif mengikuti berbagai program global yang memberikan pengalaman belajar dan pengabdian di luar negeri.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam pertemuan pimpinan universitas dengan perwakilan Universitas Lampung’s International Student Association (UISA), Rabu, 25 Juni 2026. Pertemuan itu membahas peluang pengembangan program mobilitas mahasiswa sekaligus strategi memperluas akses generasi muda Lampung ke jejaring internasional.
Dalam diskusi tersebut, UISA memaparkan perkembangan program Global Volunteer yang selama ini menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di berbagai negara. Program tersebut dinilai mampu menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami dinamika masyarakat global.
Selain memberikan pengalaman lintas negara, kegiatan internasional juga dianggap penting untuk membangun karakter mahasiswa yang adaptif, mandiri, dan mampu bekerja dalam lingkungan multikultural. Kemampuan tersebut menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan di era persaingan kerja global.
Pihak Unila menyambut positif berbagai inisiatif mahasiswa yang berupaya memperluas jaringan kerja sama internasional. Kampus juga mendorong organisasi mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan agar mampu menjalin kolaborasi yang lebih luas dengan mitra luar negeri.
Melalui penguatan program internasional, Unila berharap semakin banyak mahasiswa yang memperoleh kesempatan mengembangkan potensi diri di tingkat global. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kampus mencetak lulusan yang memiliki wawasan internasional dan siap bersaing di berbagai sektor.
Dengan meningkatnya minat mahasiswa mengikuti program global, Unila optimistis ekosistem internasionalisasi kampus akan semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung. (**)












