MATAMATA.ID – Universitas Lampung (Unila) berkomitmemendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kepolisian Republik Indonesia dengan membuka peluang pendidikan lanjutan bagi personel Polri. Komitmen itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Lampung di Lapangan Mapolda Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu, 1 Juli 2026.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unila, Prof. Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., yang hadir dalam upacara tersebut mengatakan, sinergi antara perguruan tinggi dan kepolisian perlu terus diperkuat untuk menghadirkan SDM yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus mampu menjawab tantangan pelayanan publik.
Menurutnya, Unila tidak hanya siap mencetak lulusan yang dapat berkontribusi bagi institusi kepolisian, tetapi juga memberikan kesempatan kepada anggota Polri untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang magister maupun doktor.
“Kolaborasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab Unila sebagai perguruan tinggi yang ingin memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian,” kata Prof. Ayi.
Ia menambahkan, Unila juga menyediakan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan pengalaman kerja personel Polri diakui sebagai bagian dari proses akademik.
Melalui skema tersebut, anggota Polri yang telah memiliki pengalaman profesional dapat mengonversi capaian kompetensinya sesuai ketentuan akademik sehingga proses melanjutkan pendidikan menjadi lebih efektif.
Prof. Ayi menilai, peningkatan kapasitas aparatur melalui pendidikan tinggi menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung transformasi institusi yang profesional, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Upacara Hari Bhayangkara ke-80 berlangsung khidmat dengan Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto, M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perguruan tinggi, instansi pemerintah, serta berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi lintas sektor. (**)














